Wednesday, 2 September 2009

Mengatasi Kesulitan Bicara pada Anak

Setiap orang diberi kemampuan khusus untuk berbicara sehingga bisa berbagi dan berkomunikasi dengan sesama, termasuk juga anak-anak. Namun, tidak semua anak memiliki kemampuan ini dengan sempurna. Ada beberapa anak yang justru bermasalah dengan pola bicaranya.

Di dalam otak kata yang ingin diucapkan dipelajari sebagai bahasa, lalu otak mengirim pesan ke otot yang mengontrol bicara untuk menyuruhnya bergerak dan membuat suara seperti yang diinginkan. Kemudian otot mulut, wajah, leher, lidah dan tenggorokan bekerja sama untuk membuat sebuah kata.

Namun, terkadang proses ini tidak berjalan sempurna, ada anak yang sulit untuk berbicara atau memiliki gangguan dalam berbicara. Gangguan ini disebut dengan dysfluency. Merupakan hal wajar jika orang sesekali berbicara tersendat-sendat dalam mengucapkan kata. Tapi dysfluency akan menjadi masalah pada anak jika sudah membuatnya sulit untuk berkomunikasi dan menarik perhatian orang, sehingga membuat anak menjadi frustasi atau malu.

Dokter dan peneliti belum memastikan secara jelas mengapa ada anak yang sulit untuk berbicara. Tapi kemungkinan kesulitan berbicara pada anak terjadi karena adanya masalah dengan prosesnya yaitu dari interaksi pesan yang disampaikan otak dengan otot atau bagian tubuh yang bekerja dalam berbicara, seperti dikutip dari Kidshealth, Selasa (1/9/2009).

Cara untuk mengatasi masalah berbicara pada anak adalah dengan melakukan terapi secara langsung ke pathologis (terapis untuk berbicara dan bahasa). Terapis ini akan meminta anak untuk membaca dengan suara yang keras, mengucapkan beberapa kata atau berkomunikasi dengan terapis. Biasanya anak yang bermasalah dengan bicaranya akan melakukan audiologis juga yaitu tes untuk indera pendengaran.

Biasanya selain berlatih dengan terapis anak juga dimasukkan dalam suatu kelompok anak-anak, ini dibutuhkan untuk melihat kemajuan perkembangan berbicaranya. Sebagai tambahan, penting bagi anak untuk berlatih sendiri di rumah dengan orang tuanya atau anggota keluarga yang lain. Dengan sering berlatih akan membantu anak lebih cepat terbebas dari masalah dalam berbicaranya. Jika terus menerus dilatih, maka kemungkinan anak akan memiliki gaya bicara yang normal lebih besar.

Anak yang memiliki masalah dengan bicaranya pasti akan merasa sedih dan malu, sehingga lebih memilih untuk tidak berbicara terlalu banyak. Tapi itu bukanlah solusi yang bagus, lebih baik menjelaskan tentang kondisi yang dialami anak kepada teman dan guru. Mintalah bantuan untuk tetap mengajaknya berbicara sehingga bisa meningkatkan kemampuan berbicara sang anak.

Cobalah untuk menjadi teman yang baik bagi sang anak serta ajarkan anak agar jangan takut untuk mengatakan jika dirinya tidak mengerti apa yang orang lain bicarakan. Anak yang memiliki masalah dalam berbicara akan terbebas dari masalah tersebut jika terus berlatih, berlatih dan berlatih serta tidak mudah menyerah.

Sumber: Detikhealth

No comments:

PG/ TK SMART BEE - Children Education

My photo
Based on Islamic system. We commit to be partner for parents to provide educated play ground for their beloved children. Contact us: Jl.Danau Maninjau Raya No.221, Ph 62-21-7712280/99484811 cp. SARI DEWI NURPRATIWI, S.Pd