Monday, 27 April 2009

Cara Mengatasi flu Singapura

OlehProf Tjandra Yoga Aditama

Pendahuluan
Yang kini disebut-sebut dengan flu singapura pada dasarnya adalah Penyakit Tangan Kaki dan Mulut atau Hand Foot Mouth Disease (HFMD). HFMD adalah penyakit yang cukup sering ditemui pada anak dan bayi dengan masa inkubasi 3-7 hari.HFMD adalah moderately contagious, menular melalui kontak langsung cairan hidung dan tenggorokan, saliva, cairan dari luka atau tinja pasien. Masa penularan terbesar adalah pada minggu pertama sakit.

Penyebab
Penyebab HFMD adalah enterovirus secara umum, termasuk coxsackievirus A16, EV 71 dan echovirus.

Gejala
Penyakit ini ditandai dengan demam, rash dan blister di telapak kaki, tangan dan mukosa mulut, tidak nafsu makan, malaise dan nyeri tenggorokan. Satu-dua hari setelah demam timbul keluhan nyeri di mulut dimulai dari blister sampai kemudian dapat menjadi mucus. Lesi dapat terjadi di lidah, gusi dan bagian dalam mulut lain.

Perjalanan Penyakit
•Biasanya penyakit ini tidak berat, pengobatan hanya suportif dan akan sembuh dalam 7-10 hari. Infeksi EV 71 dapat juga bermula dari saluran cerna yang kemudian sistemik dan menimbulkan gangguan neurologis. Sementara itu, HFMD akibat coxsackievirus A16 juga dapat menyebabkan meningitis
•Pada kejadian sangat jarang HFMD akibat EV 71 menyebabkan meningitis dan bahkan encephalitis, namun hal seperti ini terjadi pada outbreak HFMD di Malaysia 1997 dan Taiwan 1998.
•Di tahun 2008 sampai 29 April 2008, di China terdapat 1884 kasus HFMD akibat Enterovirus (EV 71) pada bayi dan anak-anak, 20 di antaranya meninggal. Semua kematian terjadi akibat komplikasi serius neurogenic pulmonary oedema. Case fatality rate di China pada 10-31 Maret 2008 adalah 11 persen dan pada 17-29 April 0,2 persen.

Penanggulangan dan Pencegahan
Tidak ada pencegahan khusus untuk HFMD, tetapi risiko tertular dapat diturunkan dengan good hygienic practise (PHBS), seperti mencuci tangan, dan lainnya. Bila ditemukan tanda-tanda yang membahayakan penderita, seperti gejala neurologi, kejang mioklonik, iritabel, insomnia, abdomen distensi, muntah berulang, sesak napas, dan halusinasi, pasien harus segera dirujuk ke rumah sakit terdekat.

Upaya pencegahan dan penanggulangan terhadap penyakit TKM ini perlu disampaikan kepada masyarakat, yaitu dengan:
a. Meningkatkan kehigienisan/kebersihan perorangan, seperti cuci tangan dengan sabun, menutup mulut dan hidung bila batuk dan bersin, serta tidak menggunakan secara bersama-sama alat-alat rumah tangga (misal cangkir, sendok, garpu) dan alat kebersihan pribadi (misal handuk, lap muka, sikat gigi dan pakaian, terutama sepatu dan kaus kaki).
b. Membersihkan alat-alat yang terkontaminasi dengan air dan sabun.
c. Mengamati terhadap kontak penderita dalam satu rumah secara ketat.

Tindakan kewaspadaan dini dan kesiapsiagaan dengan melakukan koordinasi dan advokasi serta respons cepat bagi instansi yang berwenang perlu dilakukan apabila ditemukan adanya peningkatan penderita penyakit TKM pada suatu lokasi yang sama, seperti:
a. Meliburkan sekolah (selama dua kali masa inkubasi terpanjang, + 12 hari).
b. Melakukan tindakan perbaikan kualitas sanitasi lingkungan melalui desinfeksi dan dekontaminasi, baik di lingkungan permukiman maupun sekolah.
c. Melakukan tindakan pengamanan lingkungan guna mencegah kepanikan masyarakat dan hal-hal yang dapat mengganggu upaya pencegahan dan penanggulangan terhadap penyakit TKM ini.

Kesimpulan
Penyakit Tangan Kaki Mulut ini menyerang sebagian besar adalah anak usia di bawah 10 tahun dan sampai saat ini belum ada obat atau vaksinnya. Penyebabnya antara lain adalah Enterovirus (EV)71. Gejala penyakit TKM adalah demam dan vesikel serta ruam di dalam mulut, telapak tangan, telapak kaki dan mungkin juga pada bokong bayi. Gejala lain dapat berupa nyeri otot, muntah, diare, nyeri perut, dan konjungtivitis. Pada keadaan tertentu, dapat menyebabkan gangguan neurologi berat atau radang otak (meningitis aseptic atau encephalitis).

Penulis adalah Dirjen P2PL Depkes RI

No comments:

PG/ TK SMART BEE - Children Education

My photo
Based on Islamic system. We commit to be partner for parents to provide educated play ground for their beloved children. Contact us: Jl.Danau Maninjau Raya No.221, Ph 62-21-7712280/99484811 cp. SARI DEWI NURPRATIWI, S.Pd