Wednesday, 17 February 2010

Hindari Sinar Matahari Saat Anak Terkena Sakit Cacar

Jakarta, Anak-anak lebih gampang terkena penyakit cacar dibandingkan orang yang lebih dewasa. Selama terkena cacar air anak sebaiknya di karantina di dalam rumah dan hindari sinar matahari.

Selama masih mengalami infeksi, penting buat orangtua untuk menghindari anak dari sinar matahari karena kulit akan menjadi lebih rentan untuk terbakar. Selain itu paparan sinar matahari dapat meningkatkan risiko jaringan parut.

Jika anak terlalu banyak menghabiskan waktu di bawah sinar matahari akan memicu suhu panas tubuh dan mengeluarkan keringat, akibatnya akan memuat cacar air yang ada di tubuh menjadi lebih gatal. Hal ini akan memicu anak untuk menggaruknya dan membuat proses penyembuhannya menjadi lebih lama. Sebaiknya, jika sangat mengganggu, lap keringat di tubuh anak dengan menggunakan waslap basah untuk meringankannya.

Ada orangtua yang takut anaknya terkena air sehingga melarang anaknya mandi saat terkena cacar. Tapi menurut dokter mandi bisa dilakukan asalkan tidak menggosok kuat-kuat dan langsung dikeringkan. Bisa juga dengan menggunakan lap basah.

Cacar air adalah penyakit yang umum terjadi pada anak usia di bawah 12 tahun. Gejala yang timbul berupa gatal ruam yang dapat muncul di seluruh tubuh dan disertai dengan gejala flu. Karena infeksi yang terjadi bisa menular, maka anak yang terinfeksi harus tinggal di rumah dan beristirahat hingga gejalanya hilang.

Seperti dikutip dari Kidshealth, Kamis, (18/2/2010) penyakit cacar air disebabkan oleh infeksi virus varisela-zoster (VZV), untuk melindunginya biasanya anak kecil diberikan vaksin varicella saat usia 12-15 bulan. Namun vaksin ini bisa diberikan secara berulang saat anak berusia 4-6 tahun untuk memberikan perlindungan lebih lanjut.

Seseorang biasanya hanya mendapatkan satu kali cacar air, namun VZV bisa tertidur di dalam tubuh dan menyebabkan penyakit kulit baru di kemudian hari yang disebut dengan herpes zoster. Vaksin cacar yang diberikan bisa memberikan perlindungan yang signifikan bagi anak.

Ruam cacar yang terjadi di kulit bisa bertambah luas atau berat jika anak memiliki kelainan kulit lain seperti eksim. Beberapa anak biasanya mengalami demam, sakit perut, sakit tenggorokan, sakit kepala atau badan yang sakit selama 1-2 hari sebelum ruam tersebut muncul.

Pada beberapa kasus didapatkan anak-anak yang lebih muda akan memiliki gejala yang lebih ringan dan lebih sedikit dibandingkan anak yang lebih tua atau orang dewasa. Sebaiknya anak yang terkena cacar beristirahat di dalam rumah dan hindari kondisi lingkungan yang panas dan dapat memicu keringat, karena akan membuat cacar air semakin gatal.

Untuk proses penyembuhannya, berilah anak makanan bergizi dan buah-buahan yang banyak mengandung vitamin C. Bekas cacar air biasanya cenderung meninggalkan bekas, tapi jika terjadi pada anak proses regenerasi kulitnya akan lebih mudah sehingga bekas luka bisa hilang. Lakukan imunisasi cacar agar anak mempunyai kekebalan tubuh.


www.detik.com

No comments:

PG/ TK SMART BEE - Children Education

My photo
Based on Islamic system. We commit to be partner for parents to provide educated play ground for their beloved children. Contact us: Jl.Danau Maninjau Raya No.221, Ph 62-21-7712280/99484811 cp. SARI DEWI NURPRATIWI, S.Pd